Analisis SWOT
” Tujuan dan pencapaian Hidup ”
1. Saya Harus Lulus Sarjana(S1) Dari Universitas DR Soetomo pada semester ini.
2. Paling Lambat Bulan Depan Saya Harus Bisa Beli Laptop
3. Karena Saya Semester ini Program MK TOEFL maka Nilai Harus Mencapai 450
2. Paling Lambat Bulan Depan Saya Harus Bisa Beli Laptop
3. Karena Saya Semester ini Program MK TOEFL maka Nilai Harus Mencapai 450
” Kelebihan (Strength) “
1. Saya orangnya cerdas, seminggu bisa baca 1 buku
2. Sholat, berdoa, puasa dan bersedekah.
3. Selalu Semangat dan Percaya Diri…………….!!
2. Sholat, berdoa, puasa dan bersedekah.
3. Selalu Semangat dan Percaya Diri…………….!!
” Kelemahan (Weakness) “
1. Terlalu Sibuk Dengan Pekerjaan Dan Urusan Asmara
2. Kurang Bisa Memanaj waktu dengan baik.
3. Kurang menguasai bahasa inggris terutama pada listening dan conversation.
4. Sering Menhabiskan waktu dengan main game dan Jalan2 ke mall
5. Boros Untuk Urusan Penampilan
1. Terlalu Sibuk Dengan Pekerjaan Dan Urusan Asmara
2. Kurang Bisa Memanaj waktu dengan baik.
3. Kurang menguasai bahasa inggris terutama pada listening dan conversation.
4. Sering Menhabiskan waktu dengan main game dan Jalan2 ke mall
5. Boros Untuk Urusan Penampilan
” Peluang (Opportunity) “
1. Teman dan rekan kerja yang bisa diajak sharing.
2. Browsing ke internet, ebook dan buku yang mendukung.
3. Teman Special yang mengajari saya bahasa ingris
1. Teman dan rekan kerja yang bisa diajak sharing.
2. Browsing ke internet, ebook dan buku yang mendukung.
3. Teman Special yang mengajari saya bahasa ingris
” Ancaman (Threat) “
1. tidak adanya biaya kuliah
1. tidak adanya biaya kuliah
2. kesehatn sering drop
3. persaingan semakin ketat
Urgensi Komunikasi
FAKTA
80% Waktu yang kita punya digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ke atas, ke bawah atau ke samping, di dalam organisasi kita atau di luar organisasi dengan para client, pelanggan serta unit-unit lain. Karena itu, mengembangkan kemampuan berkomunikasi sangatlah penting.
80% Waktu yang kita punya digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ke atas, ke bawah atau ke samping, di dalam organisasi kita atau di luar organisasi dengan para client, pelanggan serta unit-unit lain. Karena itu, mengembangkan kemampuan berkomunikasi sangatlah penting.
FAKTA
1/3 Kehidupan orang dewasa dihabiskan di tempat kerja dan kemampuan berkomunikasi yang baik yang dikembangkan di tempat kerja akan merambat kepada meningkatnya mutu kehidupan pribadi.
Kalau kita ingin tim kita meraih sukses, orang-orang di dalam tim harus mampu berbicara satu sama lain dan juga mampu mendengarkan. Inilah kunci keberhasilan sebuah komunikasi.
1/3 Kehidupan orang dewasa dihabiskan di tempat kerja dan kemampuan berkomunikasi yang baik yang dikembangkan di tempat kerja akan merambat kepada meningkatnya mutu kehidupan pribadi.
Kalau kita ingin tim kita meraih sukses, orang-orang di dalam tim harus mampu berbicara satu sama lain dan juga mampu mendengarkan. Inilah kunci keberhasilan sebuah komunikasi.
Definisi komunikasi
Kata atau istilah “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin “communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”.Dengan demikian, kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya
yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan.
Menurut Webster New Collogiate Dictionary dijelaskan bahwa komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku”.
Definisi Para Ahli
Sarah
Trenholm dan Arthur Jensen. Komunikasiadalah suatu proses dimana simber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran.
Hovland,
Janis & Kelley Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya.
Berelson
& Steiner Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-angka, dan lain-lain.
Harold
Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”.(who says what in
which channel to whom and with what effect).
Barnlund Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
Weaver
Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.
Gode Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.
Karakteristik Komunikasi
1.Komunikasi suatu proses
2.Komunikasi adalah upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan
3.Komunikasi menurut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat
4.Komunikasi bersifat simbolis
5.Komuniksi bersifat transaksional
6.Komunikasi menembus ruang dan waktu
Komponen Komunikasi
1.Communicator (komunikator, source, sender)
2.Message (pesan)
3.Channel (media)
4.Communicant,Communicate,receiver,recipient
5.Effect,impact,influence (efek)
●
Sistematika
Komunikasi
Fungsi Komunikasi
1.Menginformasikan
2.Mendidik
3.Menghibur
4.Mempengaruhi
Tujuan Komunikasi
1.Perubahan sikap (attitude change)
2.Perubahan pendapat (opinion change)
3.Perubahan perilaku (behaviour change)
4.Perubahan sosial (social change)
TUJUAN
DAN AKIBAT KOMUNIKASI
Secara umum akibat ( hasil-impact ) komunikasi
dapat terjadi dalam 3 tahap yakni :
dapat terjadi dalam 3 tahap yakni :
1.Cognitive Effect (Tahap Kognitif).
Yang menyangkut Yaitu kesadaran dan pengetahuan. Misalnya : menjadi sadar atau ingat, menjadi tahu atau kenal
Yang menyangkut Yaitu kesadaran dan pengetahuan. Misalnya : menjadi sadar atau ingat, menjadi tahu atau kenal
2.Affective Effect (Tahap Afektif).
Yaitu tahap pembentukan sikap atau perasaan/emosi. Misalnya : sikap setuju/tidak setuju, sediah, gembira, benci dan suka
Yaitu tahap pembentukan sikap atau perasaan/emosi. Misalnya : sikap setuju/tidak setuju, sediah, gembira, benci dan suka
3.Psychomotor Effect
(Behavioral Effect atauTahap Konatif). Yaitu tahap pembentukan atau perubahan perilaku / tindakan. Misalnya : berbuat seperti yang dirasakan atau tidak dirasakan
A-A Procedure (AIDDA)
A – Attention (perhatian)
I – Interest (minat)
D – Desire (hasrat)
D – Decision (keputusan)
A – Action (kegiatan)
CARA BERKOMUNIKASI PEMIMPIN DENGAN
ANGGOTA TIM
Pemimpin yang baik selalu mengundang, mendengarkan dan mendorong partisipasi.
Cara komunikasi yang harus dipakai :
KONSISTEN
JELAS
SOPAN
Pemimpin yang baik selalu mengundang, mendengarkan dan mendorong partisipasi.
Cara komunikasi yang harus dipakai :
KONSISTEN
JELAS
SOPAN
Komunikasi dibagi dua
Komunikasi Verbal. Simbol atau pesan adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih
Komunikasi Non Verbal. Pesan non verbal adalah semua isyarat yang bukan kata-kata
Hambatan Umum
1. Kecepatan berbicara
Terkadang saya tidak bisa mengontrol kecepatan berbicara, kadang terlalu cepat dan kadang terlalu lambat.
2. Komunikasi satu arah
Tidak ada umpan balik dari lawan bicara saya. Sehingga terkesan seperti berbicara sendiri.
3. Penggunaan bahasa
yang kurang umum
Ada kalanya saat berbicara resmi, saya masih belum bisa mengontrol bahasa yang saya gunakan. Bahasa daerah yang saya gunakan, kadang membuat lawan bicara saya menjadi binggung. Sehingga pesan tidak bias tersampaikan dengan baik.
4. Kekacauan ide
Komunikasi tanpa persiapan bias membuat saya kurang bahan bicara. Sehingga ide yang ingin saya sampaikan tidak sesuai/tepat urutannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar